links

Jumat, 29 Juni 2012

sosial budaya




SOSIAL BUDAYA

Kita hidup di dunia ini bergantung pada kemampuan untuk beradaptasi terhadap lingkungan. Akan tetapi berbeda dengan kehidupan lainnya, kita sebagai manusia membina hubungan dengan lingkungan secara aktif. Kita  tidak sekedar mengandalkan hidup kita pada kemurahan lingkungan hidup. Dalam memenuhi kebutuhan hidup kita mengelola lingkungan dan mengolah sumberdaya alam secara aktif sesuai dengan keinginan.

Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) dapat diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Di Indonesia setiap daerah memiliki beraneka ragam budaya yang unik dan khas, seperti daerah Sumatera Barat yang menggunakan bahasa minang sebagai bahasa sehari-hari, lain halnya dengan Sumatera Utara yang menggunakan bahasa batak.

Kemampuan manusia membina hubungan dengan lingkungan secara aktif itu telah membuka peluang bagi pengembangan berbagai bentuk organisasi dan kebudayaan menuju peradaban. Sebagai perwujudannya adalah adaptasi kelompok sosial terhadap lingkungan setempat maupun karena kecepatan perkembangannya.

Indonesia adalah salah satu bangsa yang terdapat di Asia. Kehidupan di Indonesia memiliki potensi alam dan kebudayaan yang sangat tinggi, sehingga Indonesia tidak hanya dikenal dalam hal budaya dan potensi alam saja melainkan juga dalam hal pola kehidupan semua masyarakatnya. Kebudayaan Indonesia dapat didefinisikan sebagai seluruh kebudayaan lokal yang telah ada sebelum diresmikannya Indonesia pada tahun 1945. Seluruh kebudayaan lokal yang berasal dari kebudayaan beraneka ragam suku-suku di Indonesia merupakan bagian integral daripada kebudayaan Indonesia.

Walaupun kebudayaan Indonesia beraneka ragam, namun pada dasarnya terbentuk dan dipengaruhi oleh kebudayaan besar lainnya seperti kebudayaan Tionghoa, kebudayaan India, dan kebudayaan Arab. Di Indonesia terdiri dari lima agama besar, yaitu: Islam, Protestan, Katolik, Hindu, dan Budha. Agama di Indonesia memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat. Dalam UUD 1945 dinyatakan bahwa “tiap-tiap penduduk diberikan kebebasan untuk memilih dan mempraktikkan kepercayaannya” dan “menjamin semuanya akan kebebasan untuk menyembah, menurut agama atau kepercayaannya”. Pemerintah secara resmi hanya mengakui lima agama, yakni Islam, Protestan, Katolik, Hindu, dan Budha.

Dengan banyaknya agama atau aliran kepercayaan yang ada di Indonesia, konflik antar agama sering kali tidak terelakkan. Bukan berarti bahwa selalu terjadi penekanan terhadap agama lain. Namun hal ini mulai berkurang semenjak demokrasi di Indonesia mulai ditegakkan.

Kita berharap semoga tidak ada lagi perpecahan – perpecahan yang terjadi di Indonesia, dan kita sebagai warga negara dapat bersatu untuk mempertahankan negara ini agar tidak mudah di adu domba.

Referensi:


Minggu, 24 Juni 2012

interaksi sosial


INTERAKSI SOSIAL

Interaksi sosial dapat diartikan sebagai hubungan-hubungan sosial yang dinamis. Hubungan sosial yang dimaksud adalah dapat berupa hubungan antara individu yang satu dengan individu – individu lainnya, antara kelompok yang satu dengan kelompok –kelompok lainnya, maupun antara kelompok dengan individu. Dalam interaksi juga terdapat simbol -simbol, di mana simbol diartikan sebagai sesuatu nilai atau maknanya diberikan  oleh mereka yang menggunakannya. 

Menurut Homans ( dalam Ali, 2004: 87) mendefinisikan interaksi sebagai suatu kejadian ketika suatu aktivitas yang dilakukan oleh seseorang terhadap individu lain diberi ganjaran atau hukuman dengan menggunakan suatu tindakan oleh individu lain yang menjadi pasangannya. Konsep yang dikemukakan oleh Homans ini mengandung pengertian bahwa interaksi adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh seseorang dan dalam interaksi merupakan suatu stimulus bagi tindakan individu lain yang menjadi pasangannya.

Sedangkan proses sosial adalah suatu interaksi atau hubungan timbal balik atau saling mempengaruhi antar manusia yang berlangsung sepanjang hidupnya didalam masyarakat.  Dan menurut Soerjono Soekanto, proses sosial diartikan sebagai cara-cara berhubungan yang dapat dilihat jika individu dan kelompok-kelompok sosial saling bertemu serta menentukan sistem dan bentuk hubungan sosial. Saya setuju dengan pendapat Soerjono Soekanto karena cara berhubungan kita dengan individu atau kelompok ditentukan dari tata cara kita berinteraksi.

Akhir-akhir ini tingkat kekerasan dalam masyarakat semakin meningkat. Sulit  untuk memberikan jawaban secara pasti berkaitan dengan maraknya kekerasan di tengah masyarakat. Kurangnya nilai interaksi sosial, mungkin bisa menjadi salah satu jawabannya.  Berbagai kasus kekerasan yang terjadi, sulit untuk menjawab secara pasti apa motif dibalik semua tindakan kekerasan tersebut. Mengingat, tindakan kekerasan muncul dalam berbagai bentuk. Mulai dari tindakan kekerasan oleh perseorangan,  keluarga, aparat Negara (Polisi dan Tentara), ormas –ormas tertentu, maupun kekerasan antar warga masyarakat.

Fenomena tindakan kekerasan dalam bentuknya yang bervariatif, tentu saja, menimbulkan rasa takut dalam masyarakat. Untuk itu kita harus lebih meningkatkan kesadaran dalam berinteraksi agar terhindar dari hal –hal buruk yang tidak diinginkan dan agar tidak hilangnya nilai interaksi sosial antar sesama.


Referensi :


Sabtu, 23 Juni 2012

TIPS DAN TRIK SEO


TIPS DAN TRIK SEO 

Search Engine adalah istilah atau penyebutan untuk website yang berfungsi sebagai mesin pencari kata, mesin pencari ini akan menampilkan informasi berdasarkan permintaan dari user pencari konten.
Berikut ini tips mengoptimalkan Search Engine :
  • Pasang search engine (SE) di blog/web.
  • Hindari animasi/java script yang berlebihan
  • Jika dipasang di blog/web, tempatkan pada posisi yang mudah dilihat oleh semua halaman.
  • Untuk alamat halaman web, search engine lebih mengenai dengan kata-kata dan karakter tertentu.
ex: http://www.tips.net/artikel/seo/45-cara--agar-website-cepat-dikenali-search-engine

dari contoh alamat diatas, terlihat kata yang sesuai dengan judul
artikel, dan setiap jeda spasi diganti dengan tanda "-", hal ini dikarenakan Search Engine tidak mengenali "spasi".
  • Semakin banyak jenis kata yang pada web maka akan semakin besar kemungkinan dikenali Search Engine ( Crawl ).

Sosial


Penyimpangan Sosial


Perilaku menyimpang juga biasa dikenal dengan nama penyimpangan sosial adalah perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kesusilaan norma-norma atau kepatutan, baik dalam sudut pandang kemanusiaan (agama) secara individu maupun pembenarannya sebagai bagian dari pada makhluk sosial.

Definisi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia tentang perilaku menyimpang diartikan sebagai tingkah laku, perbuatan, atau tanggapan seseorang terhadap lingkungan yang bertentangan dengan norma-norma dan hukum yang ada di dalam masyarakat.

Dalam kehidupan masyarakat, semua tindakan manusia dibatasi oleh aturan (norma) untuk berbuat dan berperilaku sesuai dengan sesuatu yang dianggap baik oleh masyarakat. Namun demikian di tengah kehidupan masyarakat kadang-kadang masih kita jumpai tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan aturan (norma) yang berlaku pada masyarakat, misalnya perampasan hak seseorang untuk bebas, berbohong, mencuri, dan mengganggu orang  lain. Penyimpangan terhadap norma-norma atau nilai-nilai masyarakat disebut deviasi (deviation), sedangkan pelaku atau individu yang melakukan penyimpangan disebut devian (deviant). Kebalikan dari perilaku menyimpang adalah perilaku yang tidak menyimpang yang sering disebut dengan konformitas. Konformitas adalah bentuk interaksi sosial yang di dalamnya seseorang berperilaku sesuai dengan harapan kelompok. Seseorang berperilaku sesuai dengan ajaran agama, norma, dan nilai – nilai.

Faktor penyebab terjadinya penyimpangan sosial bisa dikarenakan bawaan lahir seseorang (sifat orang itu sendiri), dan bisa juga terjadi karena faktor lingkungan sekitar tempat tinggal. Seperti keadaan keluarga di rumah yg tidak hamonis (broken home), pergaulan dengan teman yang tidak baik atau lingkungan daerah tempat tinggal yang mendukung untuk terjadinya banyak penyimpangan.